Unordered List

6/recent/ticker-posts
                           

Cium Tangan Alim Ulama Bolak Balik Tangan Orang Tua Sendiri Tidak Pernah Habib Ahkmad Al Habsyi,

 
TANAH BUMBU, kontak24jam.Net - khutbah Jumat yang disampaikan oleh Habib Ahkmad Al Habsyi, yang menjadi Khatib pada Shalat Jumat hari ini, yang bertempat Mesjid Agung Nurussalam Kelurahan Gunung Tinggi Kecamatan Batulicin, hari Jumat (13/10/23).

Sholat Jumat tersebut juga di hadiri Bupati Tanah Bumbu  HM. Zairullah Azhar dan beberapa Kepala SKPD ruang lingkup Kabupaten Tanah Bumbu.

Habib Ahkmad Al Habsyi Asal Jakarta tersebut menyampaikan dalam Tausiyah Khutbah jumat, Saat ini Umat Islam di Indonesia Krisis Anak Sholeh, karena banyak dari kita lebih mencintai ulama yg di anggap wali,  "Kenapa mencari surga di luar rumah padahal di rumahmu sendiri ada wali yang sangat keramat ada surga dirumahmu.

Yang dimaksud surga ada di rumah itu adalah keberadaan ke dua orangtua yakni ayah dan ibu kita jika mereka masih hidup.

Kita berziarah ke makam para orang alim hingga sampai mengelus bahkan menciumi nisan makamnya, tapi kita lupa di rumah kita ada ayah dan ibu kita yang tidak diperlakukan melebihi kita memperlakukan makam para orang alim yang kita anggap keramat.

Keramat yang melebihi keramat apapun yang ada di dunia ini adalah ayah dan ibu kita, "sehingga tak ada keridha'an Allah SWT tanpa keridha'an ayah dan ibu kita.

Raja Dangdut, Rhoma Irama pada syair lagunya menulis dan mendendangkannya tentang bagaimana keramat atau karomah seorang ibu; "bila kau sayang pada kasihmu, lebih sayanglah pada ibumu. Bila kau patuh pada rajamu, lebih patuhlah pada ibumu."

"Perbuatan dosa di dunia yang akan diperlihatkan Allah SWT di dunia dan juga di akhirat adalah; dosa kepada ayah dan ibu," kata Habib Akhmad Al Habsyi dalam khutbahnya. Naudzubillah min dzalik. 

Sungguh khutbah yang sangat menggedor perasaan dan hati nurani kita paling terdalam; bagaimana seharusnya seorang Muslim memperlakukan ayah bundanya selagi mereka berdua masih hidup. 

Tak jarang kita dengan ringan hati mau mencium bolak balik tangan para Ulama yang kita anggap seorang waliyullah, namun hal serupa tak kita lakukan kepada ayah bunda kita. 

Kita justru lebih taat dan patuh kepada perintah bos, atasan atau komandan daripada kepada ayah bunda kita tutup  Habib Ahkmad Al Habsyi.



Penulis  Herry . Akj.

Posting Komentar

0 Komentar