Unordered List

6/recent/ticker-posts

Pembangunan Jembatan Tanah Bumbu Kotabaru Saat Ini Masih Tahap Lelang.

 

TANAH BUMBU, kontak24jam.Net - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru dan Tanah Bumbu (Tanbu) melanjutkan pembangunan Jembatan Kotabaru – Tanbu. Tahun ini dialokasikan anggaran Rp 500 miliar. Tahun depan disiapkan Rp 1 triliun.

“Saat ini proses pengerjaan masuk tahap lelang. Insyaallah bulan ini sudah kontrak” jelas Pelaksana harian (Plh) Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Nor Hidayat, Selasa (04/06/24).

Dikatakan pria yang akrab disapa Dayat, ini lelang yang dilaksanakan nilainya Rp 500 miliar dana gabungan dari pemprov dan dua pemerintah kabupaten (pemkab).

Dari anggaran tersebut dilelang menjadi dua paket kegiata, yaitu pembangunan bentang sisi Kotabaru dan sisi Tanbu.

“Nilai yang dilelang Rp 500 miliar untuk membangun jembatan pendekat dan pemasangan tiang pancang,” katanya.

Sementara itu, Kasi Bina Teknis Dinas PUPR Kalsel, Dedi Hidayat, menjelaskan pembangunan pada sisi Kotabaru lebih panjang jika dibanding sisi Tanbu.

Proses pembangunan kali ini juga lebih banyak anggaran pada sisi Kotabaru.

Ia menjabarkan, pada sisi Tanbu dipasang tiang pancang bentang pendekat tanpa lantai dengan panjang 300 meter.

Sementara dari sisi Kotabaru dibangun tiang panjang hingga lantai bentang pendekat sepanjang 450 meter.

“Dari desain bentang pendekat sisi Kotabaru memang lebih panjang dibanding sisi Tanbu. Sisi Kotabaru 2 kilometer (Km) dan sisi Batulicin 1 Km.

Bentang pendekat yang sudah dikerjakan sisi Kotabaru 500 meter dan sisi Batulicin 250 meter,” ujarnya.

Dedi menjelaskan jembatan tersebut akan mempunyai panjang 3.750 meter. Panjang bentang utama 500 meter dengan ketinggian dari permukaan air 30 meter.

Desain jembatan ini terjadi penyesuaian. Desain sebelumnya bentang tengah 750 meter dengan ketinggian 40 meter.

Tahun depan direncanakan kembali dialokasikan anggaran yang lebih besar melanjutkan pembangun jembatan.

Dana yang akan dialokasikan sebesar Rp 1 triliun. “Dana 1 Triliun sudah kami usulkan. Dana tersebut digunakan kembali untuk menyelesaikan pembangunan bentang pendekat. Dari tiang pancang hingga lantai jembatan,” kata Dedi. (her)


Posting Komentar

0 Komentar