Unordered List

6/recent/ticker-posts
                           

Cerita Muhammad Mauladana, Caleg Penyandang Disabilitas Ingin Berjuang Di Parlemen.

 

BARABAI, kontak24jam.Net  seorang calon anggota legislatif (caleg) merupakan perjuangan tersendiri bagi sosok Muhammad Mauladana.

Pria ini merupakan penyandang disabilitas baginya tak cukup diperjuangkan maka  dirinya perlu meperjuangkannya di luar sistem pemerintahan, dan harus dibawa ke parlemen.

Ia memutuskan maju sebagai caleg DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Pria akrab disapa Dana, anak bungsu yang disabilitas ini, sekaligus jadi Caleg DPRD Termuda di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dari Partai Ummat, dapil 1 Kecamatan Barabai.

“Saya maju, agar kita ) penyandang disabilitas) tidak selalu direndahkan,” ujarnya kepada awak media.

Meskipun sebagai orang yang mempunyai kebutuhan khusus, tapi bagi saya tidak patah semangat. Bagi saya itu bukan hal yang bisa menghalangi untuk meraih pencapaian yang ingin kita gapai,” ucapnya.

Masih menurut Dana, dirinya dalam kontestasi perebutan kursi parlemen di HST adalah, ingin menunjukkan/memperlihatkan agar semua orang tau walaupun penyandang disabilitas juga berhak ikut dalam membangun negeri melalui politik.

“Tentu kita terjun ke dunia politik serta berani ikut serta dalam mencalonkan diri sebagai Caleg dari Partai Ummat, ada dorongan dan support dari kedua orang tua,” tuturnya.

“Kedua orang tua saya lebih lama berkecimpung di dunia politik,” sambungnya.

Diketahui, ayahnya bernama H Aspul Falah dan ibunya bernama Nor Akidah (Nunui). “Ibu saya juga seorang caleg dari Partai Ummat, Dapil 1 Kecamatan Barabai.

“Selain saya mewakili kawan-kawan penyandang disabilitas, saya juga sebagai generasi milenial ataupun ingin memberikan dorongan semangat serta motivasi kepada kawan kawan,” ucapnya yakin.

“Inilah saatnya kita yang muda generasi yang penuh memiliki darah semangat untuk bisa terjun ke dunia politik dan memberanikan diri untuk bisa mencalonkan diri sebagai wakil rakyat yang menempati kursi di parlemen,” katanya.

“Mari kita isi kursi kursi parlemen dengan generasi yg muda. Saatnya yang muda memimpin, karena yang mudalah mempunyai integritas yang tinggi dapat membangun sebuah bangsa dan negara,” imbuhnya (Jjk)


Posting Komentar

0 Komentar