Unordered List

6/recent/ticker-posts

Sejarah Asal Usul Nama Daerah Satui Di Kabupaten Tanah Bumbu

 
TANAH BUMBU,  Kontak24jam.Net
Satui adalah nama kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Beribukota Sungai Danau. Pada tanggal 27 Agustus 2020 lalu, Satui merayakan hari jadi ke 357. Dari sudut pandang historis, banyak pertanyaan mengemuka. Satu diantaranya mengapa wilayah ini bernama Satui


Asal nama Satui terdapat dalam beberapa sumber, baik dalam naskah lokal maupun sumber kolonial. Versi pertama dikemukakan pemuka dan tokoh masyarakat Satui, H. Abidin HH. Satui berasal dari kata Satua/Satwa karena dahulunya daerah Satui merupakan padang tempat berburu binatang. Asal kata lainnya dari kata Satu, atau dalam ejaan lama Satoe berarti satui.

tu

 Versi lainnya, memang sejak awal wilayah ini sudah bernama Satui. Naskah lokal pertama dan paling tertua yang memuat nama Satui yaitu Hikayat Banjar bertarikh tahun 1663 M. Dalam Hikayat Banjar tertulis bahwa Patih Masih menyuruh orang memberitahu ke Kintap, Satui, Sawarangan hingga Sambas bahwa Pangeran Samudra menjadi raja di Banjarmasih.

Dalam kutipan hikayat ini juga dituliskan adanya orang Satui. Tidak jauh berbeda Hikayat Lembu Mangkurat (Lambung Mangkurat) bahwa Marhum Panembahan meminjamkan kepada Karaeng Patingaloang (Kerajaan Gowa) diantaranya wilayah Satui.


Dalam sumber kolonial, peta wilayah Keradjaan Bandjarmasin tahun 1826-1860, terdapat wilayah Gebergte (Pegunungan) Satoi, termasuk dalam wilayah Banjarmasin sebelum tahun 1860.

Sumber lain, ensiklopedi yang disusun Pieter Johannes Veth, menyebut wilayah distrik Satui dengan Satoi. Sementara dalam tulisan J.J. De Hollander (1898), wilayah Satui tertulis G. (Gebergte) Satoei. Selanjutnya tulisan H. van Lokhorst, tahun 1863 wilayah Satui tertulis dengan Satoei

Nama Satui pun mengalami metamorfosa. Dari nama Satui kemudian menjadi Satoei, Satoi dan terakhir menjadi Satui.

Sumber narasi: Tim Peneliti PSP Sejarah FKIP ULM (2013). Sumber foto: kontak24jam.Net. (Red)

Penulis : Heriyanto

Posting Komentar

0 Komentar