Unordered List

6/recent/ticker-posts
                           

Si Pembuat Kartun Hina Nabi Muhammad Lars Vilks Tewas Terpanggang Hidup Hidup


Kontak24jam.com - Kartunis Swedia yang membuat karikatur kepala Nabi Muhammad berbadan anjing tewas dalam kecelakaan, tragis menurut media lokal.

Lars Vilks dilaporkan sedang berjalan-jalan menggunakan kendaraan polisi sipil yang bertabrakan dengan truk di dekat kota Markaryd di Swedia selatan.

Dua anggota polisi juga tewas dan sopir truk tersebut terluka.

Vilks (75) hidup di bawah perlindungan polisi setelah menjadi target ancaman pembunuhan terkait kartun tersebut.

Lansir dari BBC, Selasa (5/10/21) kartun itu terbit pada 2007 dan dikecam masyarakat Muslim karena menggambar Nabi termasuk penistaan agama. Kartun Vilks diterbitkan setahun setelah koran Denmark menerbitkan kartun Nabi Muhammad.


Polisi belum mengungkapkan identitas mereka yang tewas dalam kecelakaan hari Minggu itu, tapi pasangan Vilks mengonfirmasi kematiannya ke koran Dagens Nyheter.

Dalam sebuah pernyataan, kepolisian menyampaikan pihaknya masih belum mengetahui secara jelas bagaimana kecelakaan tersebut terjadi, dan tidak ada bukti yang menunjukkan ada keterlibatan pihak lain.

Kartun yang dibuat Vilks menuai kemarahan dan kecaman yang membuat Perdana Menteri Swedia saat itu, Fredrik Reinfeldt bertemu Duta Besar dari 22 negara Muslim sebagai upaya mendinginkan situasi.

Sesaat setelah itu, Al-Qaidah di Irak menawarkan hadiah USD 100.000 untuk pembunuhan Vilks.

Pada 2015, Vilks menghadiri debat kebebasan berbicara yang ditargetkan dalam serangan senjata di Copenhagen. Dia mengatakan dia mungkin menjadi target serangan tersebut, yang menewaskan seorang sutradara film. 

Kartunis Lars Vilks yang menghina Nabi Muhammad SAW mengalami nasib tragis.

Dan banyaknya fakta mengejutkan yang terungkap dalam insiden kecelakaan mobil yang menewaskannya.

Nahasnya lagi, Vilk ternyata terbakar hidup-hidup selama beberapa jam di dalam mobilnya bersama dua pengawalnya.

“Kartunis Swedia, yang menghina Nabi Muhammad SAWtewas dalam kecelakaan mengerikan yang membakarnya di dalam mobilnya selama beberapa jam, ditemani oleh dua pengawalnya,” cuit tweet Tadawlltwt pengguna Twitter.

Seniman Swedia itu sebelumnya membuat kemarahan umat Islam di seluruh dunia karena membuat sketsa kepala Nabi Muhammad di tubuh anjing.

Dan kabar Vilks dilaporkan sedang bepergian dengan kendaraan polisi sipil yang bertabrakan dengan truk di dekat kota Markaryd di Swedia selatan.

Dua petugas polisi yang mengawalnya juga tewas dan sopir truk terluka.

Sejak tindakannya yang dianggap penistaan agama, seniman berusia 75 tahun itu telah hidup dalam perlindungan polisi setelah menjadi sasaran ancaman pembunuhan.

Kartun yang diterbitkan pada 2007 itu menyinggung banyak Muslim yang menganggap gambar itu sebagai penghinaan.

Gambar itu dibuat setahun setelah surat kabar Denmark menerbitkan kartun yang juga menghina Nabi Muhammad.

Untuk kecelakaan yang dialaminya polisi mengatakan masih belum jelas bagaimana tabrakan itu terjadi, tapi pada awalnya tidak ada yang menunjukkan jika ada orang lain yang terlibat.

"Ini sedang diselidiki seperti kecelakaan di jalan lainnya. Karena dua polisi terlibat, penyelidikan telah ditugaskan ke bagian khusus dari kantor kejaksaan," kata seorang juru bicara polisi kepada kantor berita AFP.

Dia juga mengatakan jika tidak ada kecurigaan adanya aksi yang disengaja.

Menurut media setempat mobil polisi yang ditumpangi Vilks melaju dengan kecepatan tinggi.

Saksi mata mengatakan kepada surat kabar Aftonbladet jika mobil yang diduga ditumpangi Vilks kelihatannya kehilangan kendali dan menabrak sisi jalan raya dengan kecepatan tinggi.

“Truk di depan tidak sempat berbelok lalu mereka bertabrakan dengan ledakan keras dengan kecepatan luar biasa," kata saksi mata kepada surat kabar itu.

Kebakaran besar terjadi setelah kecelakaan itu dan sejumlah kendaraan darurat datang ke tempat kejadian.

Tragis, Vilks terpanggang hidup-hidup bersama dua pengawalnya di dalam mobil yang ditumpanginya. Dari berbagai sumber.   (Red)

Posting Komentar

0 Komentar