Unordered List

6/recent/ticker-posts
                           

Paslon SHM-MAR Warisi Darah Kepemimpinan

Dulu sebutannya Pembakal adalah sebutan Kepala Kampung di wilayah Kalimantan Selatan, istilah ini kembali digunakan dengan sebutan  Kepala Desa.  adapun Pembakal atau Kepala desa dipilih langsung oleh penduduk kampumg Atau Desa.

Meski demikian hingga kini kebanyakan orang di wilayah Propinsi Kalsel pada umumnya tetap sebagian besar menyebut kata Pembakal untuk menyatakan Kepala Desa (Kades).

Bicara soal Pembakal ini, di jaman dulu kalau seseorang dipilih dan diangkat jadi Pembakal; biasanya sosok yang dianggap memiliki segalanya di kampung atau di desa, paling tidak seorang Pembakal ini memiliki jiwa kepemimpinan, berani, arif bijaksana dan disegani.

Jaman dulu habatan Pembakal tak dibatasi, tak jarang seorang Pembakal menduduki jabatannya cukup lama hingga puluhan tahun dikarenakan sulit atau tak ada sosok yang dianggap mampu menggantikannya. Kalaupun sudah tak menjabat sebagai Pembakal, seseorang tetap disebut Pembakal hanya saja sebutannya adalah Pembakal Tuha (Kades Tua) bukan Mantan Pembakal.

Diantara Pembakal yang cukup terkenal di kawasan Tanah Bumbu adalah Pembakal Maming belum berhaji waktu itu,  yang menjadi Pembakal di Batulicin yang kini jadi ibukota Kabupaten Tanah Bumbu. Dan yang seorang lagi cukup terkenal adalah Pembakal Abidin belum berhaji juga waktu itu,  menjadi Pembakal di Desa Satui Barat Kecamatan Satui.

Ke 2 sosok Pembakal tersebut; Pembakal Maming dan Pembakal Abidin ini sangat disegani dan terkenal di kampung atau desa mereka masing-masing kala itu. Dan ke 2-nya pun cukup lama menjadi Pembakal, sampai sudah berumur.

Nah, dari 2 pembakal ini lahir lah sosok-sosok penerus kepemimpinan mereka di pemerintahan yakni dari Pembakal Maming melahirkan Mardani H. Maming (MHM) yang sempat menjadi Bupati termuda se Indonesia dan menjadi Bupati Tanah Bumbu 2 periode. Kemudian seorang politisi yang menjadi Legislator di DPRD Kalsel dan DPR RI, Syafruddin H. Maming (SHM) atau Cuncung yang merupakan anak dari Pembakal Maming.

Sedangkan dari Pembakal Abidin lahir lah Politisi yang menjadi Anggota DPR RI yakni Muhammad Nur yang merupakan anak dari Pembakal Abidin, dan seorang Politisi lainnya yakni Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu (Waket DPRD), M. Alpiya Rahman (MAR) yang tak lain merupakan cucu dari Pembekal Abidin.

Dari ke 2 sosok Pembakal Tuha tersebut; Pembakal Maming dan Pembakal Abidin; berkoalisi dan berkolaborasi untuk maju di Pilkada Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2020 ini. Adalah SHM atau Cuncung yang merupakan anak Pembakal Maming berpasangan dengan MAR atau Alpiya yang adalah cucu Pembakal Abidin sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu Periode 2020-2025. Dan warga pun berharap dari pasangan Politisi Muda ini dapat kembali melanjutkan pembangunan dan kemajuan Kabupaten Tanah Bumbu. (Rel)

Posting Komentar

0 Komentar