Unordered List

6/recent/ticker-posts

Tradisi Bamandi madi 7 Bulanan Adat Banjar.

 
TANAH BUMBU, kontak24jam.Net - Masyarakat Banjar memiliki banyak tradisi adat daerahnya, salah satunya tradisi bagi perempuan hamil pertama kali. Ketika usia kehamilan mencapai 7 bulan maka diadakan upacara mandi-mandi, yang disebut Mandi-mandi Manujuh Bulanan.

Demikian juga tradisi adat Banjar ini dilaksanakan ibu hamil di desa Makmur Mulia Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu Kalsel 

Si ibu hamil didandani dengan pakaian indah-indah diberikan aksesoris berupa kembang melati dan perhiasan sambil memangku sebuah tunas kelapa yang diselimuti kain kuning.

Air yang digunakan untuk mandi-mandi direndam bunga dan mayang yang sudah dibacakan surah Yasin atau Burdah.

Mayang yang dipilih besar dan bagus berisi serta hampir mendekati terbuka kelopaknya. Ini untuk memudahkan memecahkan kelopaknya waktu Mandi-mandi Manujuh Bulanan. Dengan makna  harapan kelahiran mudah dan lancar.

Kembang Mayang dikeluarkan dari rendaman dan diletakkan di atas kepala ibu hamil ini dan disirami dengan air kelapa muda tiga kali berturut-turut dengan posisi mayang yang berbeda-beda. Sesudah itu badannya dikeringkan dan ia berganti pakaian.

Di ruang tengah si Ibu hamil kembali duduk di atas alas kain berlapis di hadapan tamu-tamu, di sisiri dan disanggul rambutnya. Pada saat itu juga di tepung tawari, yaitu dipercikan minyak likat beboreh dengan anyaman daun pisang yang dinamakan tapung tawar.

Menurut Ibu Yati dan Ibu Hj. Latifah atau dipanggil Mama Sifa  dan Mama Nazela yang merupakan  Orang Asli Banua Banjar yang memimpin prosesi mandi-mandi ini merupakan tradisi yang mengandung makna harapan dan do'a-do'a terhadap keselamatan ibu dan bayi yang dikandung ujar nya


Posting Komentar

0 Komentar