Unordered List

6/recent/ticker-posts
                           

Warga Satui Ditemukan Tewas Saat Pergi Memancing

KONTAK24JAM.COM - Diketahui Saipul (56) ditemukan tewas dipinggir jalan didekat sungai yang sebelumnya dikabarkan sudah semalaman tidak pulang setelah pamit pergi memancing ikan.

Kepolisian Sektor (Polsek) Satui Polres Tanah Bumbu telah mengantongi barang bukti dan memeriksa saksi – saksi terkait dugaan pembunuhan terdahap warga desa Sejahtera Mulia, Kecamatan Satui, kabupaten Tanah Bumbu.

Kapolsek Satui  AKP Parman, saat dihubungi media ini pada Sabtu, (3/4/21) mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian  dan pihaknya telah mengamankan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi.

Saat ini, kami masih melakukan Lidik   dilokasi kejadian  apa lagi lokasi kejadian terlihat  sepi dan masih hutan. Anggota kami masih lakukan penyelidikan dilapangan,” lanjut AKP Parman.

Adapun barang bukti yang sudah diamankan diantaranya satu lembar STNK sepeda motor Honda NF 100 SE bernomor polosi DA 2701 SC warna silver kuning.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sumpol Km 38 RT 4 Desa Sejahtera Mulya Kecamatan Satui Kabupaten Tanahbumbu Kalimantan Selatan. Korban diketahui bernama Saipul (56) warga Jalan Sumpol Km 29 RT 4 Desa Sejahtera Mulya.

Menurut Keterangan saksi, Tayib dan Ibrahim, mengatakan sehari sebelumnya pada Kamis sekitar pukul 16.00 wita. Korban berpamitan kepada keluarga nya untuk pergi memancing dengan menggunakan sepeda motor Honda Nopol DA 2701 SC warna silver kuning.

Namun korban tidak kunjung pulang 

Kemudian saksi Toyib mencari, kelokasi dimana korban memancing,  Namun ketika saksi menemukan korban  Alangkah terkejut nya  Toyib,  ketika melihat korban sudah tergelatak disemak pinggir jalan didekat sungai dalam kondisi terluka dibagian kedua telapak tangan putus dan leher sobek dan sudah tidak bernyawa lagi.

” Perkara ini merupakan tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain (Pembunuhan)  atau Pencurian dengan kekerasan ( Curas ) sebagaimana dimaksud dalam pasal 338 jo pasal 365 KUHP. Kami masih lidik kasus ini,” tandas AKP Parman. (Red)

Posting Komentar

0 Komentar